I’m back! Setelah 2 hari melalui ketakutan luar biasa yang engga tau gimana harus mengatasinya. Dimulai pada hari Jumat 09 april 2010, pagi saat aku bergegas pergi ke kampus. Tiba-tiba saja kakiku bergemetaran tanpa sebab. Ku pikir mungkin akibat udara kurang bersahabat, tapi tak lama kemudian aku terjatuh tanpa sebab. Tak ada seorangpun yang menabrakku ataupun menyenggolku. Aku tak ambil pusing mengapa aku terjatuh seperti itu. Aku terus melangkah menuju kampus.
Kejadian pagi itu tak pernah aku anggap, bahkan aku cuek saja seolah kejadian itu hanyalah kebetulan belaka. Tapi apakah mungkin sebuah kebetulan terulang untuk kedua kalinya bahkan mungkin ketiga kali?
Ya, aku terjatuh lagi tanpa sebab di depan lokerku. Awalnya ketika aku beranjak keluar kelas, kakiku bergemetaran lagi tanpa sebab. Lalu ketika aku hampir menyenuh lokerku, tiba-tiba aku terjatuh. Tapi anehnya aku engga merasakan sakit. Aku engga merasakan apa-apa saat itu. Sekali lagi pada saat itu aku hanya berpikir mungkin aku yang kecapean.
Jumat malam sudah menunjukan pukul 20.00. Aku gelisah, tapi bukan memikirkan kejadian yang aku alami pada hari itu. Entah kenapa aku gelisah, tak tenang, aku engga bisa berkonsentrasi pada tugas-tugasku.
Aarrgggggg… butuh seseorang untuk diajak bicara, tapi aku engga tau apa yang harus dibicarakan. Seperti sebuah dilemma besar dalam diriku. Bergumul sendirian tanpa mengerti apa yang sebenarnya terjadi pada diriku.
Aku memutarkan Rubik ke 3ku setelah rubiks Cube 3x3 dan Cube 5x5, kini aku sedang mempelajari menyelesaikan Rubiks pyramid. Hanya bertahan 5 menit aku terpaku pada Rubiks pyramidku. Tiba-tiba aku melemparkannya dari tanganku, saat itu aku merasa ada yang mengganggu pikiran dan ketenangan emosiku. Aku kembali gelisah dan takut. Tapi tak pernah tau apa yang sebenarnya aku takutkan. Aku memutuskan datang kerumah Egan dengan maksud agar aku engga kesepian sendiri. Tapi ternyata disana ada teman-teman yang lagi party! Ya siapa lagi biangnya kalo bukan Nobel? Miras lah menjadi teman malam itu.
Sabtu 10 april 2010, dari awal aku beranjak dari tempat tidur kakiku kembali bergemetaran. Aku merasakan tapi ku hiraukan saja, aku gak ambil pusing. Aku kembali pada aktifitasku mengantarkan Koran. Dan setelah ku selesaikan tugasku pagi itu aku melaundry baju-bajuku. Tapi setelah aku pulang dari tempat laundry, ada kejadian lagi yang membuat aku terheran-heran. Saat itu aku sedang menonton re-play NBA, aku haus lalu mengambil segelas air. Tapi aku memecahkan gelas itu karena lagi lagi aku terjatuh!
Dan mulai sulit untuk berdiri kembali, mulai saat itulah aku memikirkan semua kejadian dari hari jumat sampai sabtu ini. Hey kenapa aku terjatuh? Aku engga minum semalam! Aku engga mabuk!. Oke aku mulai ketakutan sendiri, dan bekali-kali terulang lagi aku terjatuh. Aku memutuskan untuk mengirim sms ke mama agar dapat meneleponku.
Dan aku ceritakan semua kejadian dari awal hari jumat sampai sabtu. Aku bilang aku gelisah, aku takut, aku parno sendirian. Dan mamah mengingatkan ‘ kita sudah bahas ini waktu mamah kemarin disana
Duaarrrr.. seketika ada aliran listrik yang mengalir ditubuhku yang mungkin menghentikan detak jantungku. Jadi ini maksud 3 hari belakangan ini? Tuhan tolong kasih aku kekuatan untuk menghadapi ini semua. Aku pasrahhh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar